Hey Ibu, selamat harimu!

Ulang tahun ibu, tidak berselang waktu lama dari Hari Ibu.
Oh ya, bukan karena ulang tahunmu atau karena ini hari Ibu,
Tapi kadang, aku dan Ibu masih sering miss komunikasi.
Antara di telfon, langsung dan SMS.
Entah itu membahas hal sepele, atau bahkan hal yg mungkin penting.
Aku keras kepala, dan Ibu juga, ini yg membuat kita sering bersitegang.

Mungkin kita sama-sama saling kecewa, ketika kehilangan Bapak.
Aku juga masih sering tidak percaya kalau Bapak nggak ada lho Buk :)
Semenjak SD aku masih egois, tapi setelah aku lulus SMA dan memulai hidupku sendiri.
Ya, aku hidup sendiri jadi anak kos, makan sendiri, nyuci sendiri dan apapun sendiri.
Kebiasaan yg apa-apa disiapin Ibuk, saat di Jogja harus dilakukan sendiri.
Mulailah dari situ aku sadar, duh Ibuk ternyata sendirian itu memang nggak enak.
Apalagi saat aku merantau ke Kalimantan, sifat kekanakanku kumat.
Benar-benar seperti inilah rasanya jauh dari keluarga.

Alhamdulilah, Tuhan memberi anugrah kepadaku sebagai orang yg cekatan.
Karena aku nggak bisa anteng, mulai dari SMA aku sudah belajar bekerja.
Dari part time, penyiar radio saat SMA, jaga warnet, jadi barista, jaga toko baju (ini di Jogja)
Aku lakuin biar aku bisa menyenangkanmu, Ibuk.

Oh ya, rejeki nggak kemana kok Ibuk.
Doain aku ya, biar bisa segera buka tabungan haji buatmu :)

Comments

Popular Posts