Jepang, 2-10 Sept 2013

Tiap hari Minggu dicocolin kartun Jepang terus sepanjang hari, gimana nggak suka dan mengidamkan negara ini? Nah, saat diajak ke Jepang untuk pertama kalinya itu saya tidak punya Passport. Jadi passport dibikin emang sengaja buat ke sini!

Biar nggak kosong-kosong banget pas bikin visa
yang agak ribet karena ini visa pertama kali saya akhirnya ke Singapura dulu yang ceritanya ada di sini! 

Saya diajakin oleh Mas Didut & Mas Pitra untuk berkunjung ke Jepang ini. Oh ya mas pitra bikin cerita loh! Cek aja slide share-nya nih.

Kami rencana mengunjungi tempat mainstream yang sering pasti turis datangi karena ini perjalanan pertama untuk sama dan Mas Pitra. Sedangkan Mas Didut lebih ke reunian karena dia pernah tinggal di Jepang untuk beberapa waktu
sepuluh tahun lalu tepatnya.

~ Persiapan menuju Jepang

Kami beli tiket Air Asia PP Jakarta - Tokyo, transit di Kuala Lumpur.
Ini juga pertama kalinya saya ke Malaysia. Harga tiket PP kita dapet 3jutaan. Karena kami termasuk trip yang budget
alias ngirit jadi untuk nginep kita di hostel yang dorm dan pas di Nagoya saya nginep rumah saudara lalu di Tokyo pas hari terakhir nginep di rumah kakak teman saya. Untuk penginapan kami memilih di hostelworld.com karena bisa cancel atau bayar di tempat. Oh ya untuk bagaimana membuat visa Jepang bisa cek di sini!

Tidak memungkiri di era digital ini kita harus tetap eksis dong, kami memilih tidak membeli simcard karena biar ngirit kami menyewa router wifi. Lumayan untuk trip lama perorang bisa kena 150an ribu daripada harus beli kartu perdana yang bisa lebih dari itu. Untuk transportasi, kami pun tidak memilih membeli JR Pass karena mahal
kembali ke pasal pertama, ngirit.Kami menggunakan Willer Bus karena kita bisa ngirit menginap semalem di Bus untuk kembali menghemat budget hehehe

Hari Pertama-2 September 2013

Berangkat dari rumah masing-masing, kami bertemu di Bandara Soekarno Hatta. Karena naik Air Asia, kami ketemu di Terminal 3. Walaupun udah pernah ke luar negeri, tetep aja deg-degan karena lewat imigrasi. Kami berangkat menuju Kuala Lumpur dan transit di KLCC selama 2-3 jam sebelum kembali terbang ke Tokyo - Haneda. Pertama kali ke Malaysia walaupun cuma mampir di bandaranya doang yang masih kayak terminal Pulogadung di Jakarta, saya lumayan bahagia. Dan tentunya ini pertama kali saya melakukan perjalanan 5jam di dalam pesawat
yang mirip bus damri tapi Alhamdulilah aman. Sampai di Tokyo kami mendarat sudah larut malam jadi kami memilih untuk tidur di Bandara
mumpung masih muda berani tidur bandara. Baru mendarat di Tokyo langsung udik karena toiletnya enak banget, hehehe

[gallery ids="441,442,443,444,446,448,449" type="rectangular"]

Hari Kedua-3 September 2013

Kami ikutan jadwal Mas Didut untuk berkunjung ke tempat Bapak Angkatnya dia yang ada di Tokyo ujung. Mungkin kayak di Depok atau Bogorlah. Beneran ujung tempatnya. Namanya Ayase. Di sana kami menikmati dan melihat pemandangan sawah serta kebun di Tokyo.
Saya pikir cuma ada di Indonesia aja #LAH Untuk selama di Jepang kami tergantung dengan hyperdia dan gmaps untuk arah ke mana dan naik kereta apa. Ini sangat membantu sekali.

Kami berangkat pagi benar dari Haneda menggunakan jadwal kereta pertama menuju hostel kami di daerah Nakano, Tokyo. Numpang mandi kemudian kami ke Ayase untuk menikmati dan ngobrol tentang Jepang. Sampai sore di sana, kemudian kami beranjak pergi bertemu teman lain untuk menikmati makan Ramen Halal karena seafood yaitu Ramen Kaijin di
pintu keluar Exit berapa yang saya lupa dekat Stasiun Shinjuku.Sebelum mampir Shinjuku, saya sempat mampir ke Studio Ghibli, walaupun nggak dapet tiket setidaknya sampai depan pintu aja seneng huuuuuu bhay Totoro.

[gallery ids="469,470,471,472,473,474,475,476,477,478,479,480,481" type="rectangular"]

Hari Ketiga-4 September 2013

Pagi-pagi kebangun karena Gempa, mungkin sudah biasa di sini ya. Tapi untuk saya yang pendatang agak kaget. Jadwal hari ini kami ke Odaiba, Shibuya dan langsung menuju pickup point Willer Bus. Biar nggak bawa-bawa tas besar ke mana-mana, kami menitipkan tas di dalam loker yang pasti ada di setiap stasiun di Jepang.

Odaiba menjadi tempat favorit saya, pulau kecil ini ada di pinggiran Tokyo. Di sana ada beberapa mall dan salah satunya terdapat Legoland dan Madame Tussauds di dalamnya. Setelah menikmati keliling Mall tersebut, kami jalan kaki menuju tempat yang ada Gundam besarnya dan menikmati Odaiba sampai sore sebelum lanjut ke Shibuya untuk melihat orang nyebrang dan patung Hachiko nan lucu untuk kemudian kami lanjut perjalanan ke Kyoto menggunakan Bus yang tak kalah imutnya yang membawa perjalanan kami ke kota lain di Jepang.

[gallery ids="505,506,507,509,510,513,515,517,520,521,523,525,526" type="rectangular"]

Hari Keempat-5 September 2013

KYOTO, yeay! Kota yang paling favorit di Jepang karena kalau di Indonesia mungkin mirip dengan Yogyakarta yang agak santai dan tidak terlalu sibuk. Sebelum sampai Kyoto kita naik Willer Bus sampai Osaka kemudian lanjut naik kereta ke Kyoto yang hanya membutuhkan waktu tidak ada satu jam.

Kami menginap di Hostel yang paling kami favoritkan juga, namanya Piece Hostel. Naik sepeda keliling Kyoto Palace, Gion, Kyoto Tower, Kyoto Manga Museum yang kami lakukan seharian di sini. Sayang cuma sehari di sini :(

[gallery ids="535,536,538,539,540,541,543,544,542,545" type="rectangular"]

Hari Kelima-6 September 2013

Kami berangkat pagi dari Kyoto ke Osaka, tentunya menggunakan kereta. Rencana kami akan ke Osaka Castle, Umeda Sky Building dan menikmati malam di Namba. Osaka tipikal kota sibuk namun tidak sesibuk Tokyo. Kami membeli paket wisata untuk turis selama dua hari di sini. Hal yang wajib yang kami lakukan di sini adalah foto dan menikmati Dontonburi. Tentunya foto di Glico Man.

[gallery ids="872,873,874,876,877,878,879,880" type="rectangular"]

Hari Keenam-7 September 2013

Pagi ini kami masih di Osaka sebelum ke Nagoya, jadi saya memanfaatkan tiket terusan yang kemarin dibeli saya pergi ke Osaka-Ko. Dekat sekali dengan Universal Studio Osaka, namun sayang saya tidak berkesempatan untuk ke sana.

Kami melanjutkan perjalanan ke Nagoya menggunakan Willer Bus kembali, untuk Bus yang jalan siang hari terdapat entertainment semacam game di dalam Busnya. Seru banget deh, coba di Indonesia ada Bus semacam ini.

Sampai di Nagoya, saya dijemput saudara. Sehingga saya dan teman-teman berpisah karena saya menginap di rumah saudara sepupu. Dan rumah saudara di Nagoya ini persis banget rumah nobita doraemon di kartun-kartun yang saya tonton selama ini hahaha lucu banget.

[gallery ids="882,883,884,885,886,887,888,889" type="rectangular"]

Hari Ketujuh-8 September 2013

Seharian di Nagoya, saya diajak ke
semacam Dufan taman bermain terbesar di Nagoya namanya Nagashima Resort. Namun lebih atraktif permainannya. Saya mencoba naik semacam airniagara-gara
mirip kayak di dufantapi lebih tinggi lagi. WUUUUUZZZ kaget dan shock pokoknya.

Seharian saya bersama saudara di Nagashima Resort, saya diajak keliling Nagoya dan menikmati kulineran serta beli oleh-oleh di Pasar Nagoya sebelum saya harus naik Willer Bus lagi untuk pergi ke Tokyo.

[gallery ids="890,891,894,896,898,899,900" type="rectangular"]

Hari Kedelapan-9 September 2013

Nampaknya kami sudah sama-sama capek karena kita jarang jalan kaki mungkin ya di Indonesia hehehe. Setelah bermalam di Bus, kami sampai di Tokyo subuh. Rencana kami hari ini adalah ke Museum Doraemon
ini salah satu impian saya, yeay

Beneran full di Museum Doraemon, karena museumnya ada di ujung kota Tokyo. Sesampainya di stasiun terdekat kita dijemput sama Bus Lucu
tidak selucu diriku yang bergambar Doraemon semua.

Jadi, kita beli tiket Museum ini di Sevel atau family mart, ini juga berlaku jika ingin masuk ke Studio Ghibli. Sayang, saya kehabisan tiket ke Ghibli karena pasti sudah ludes 3 bulan sebelumnya. Ada jam-jam tertentu untuk masuk ke Museum ini, dan kita tidak boleh telat. Kalau telat ya sudah nggak bisa masuk. Ketika pertama kali mau masuk ke Museum ini rasanya saya kembali ke masa anak-anak karena girang banget.

Habis dari Museum Doraemon kita ke Shinjuku untuk makan malam kemudian pulang karena terlalu lelah.

[gallery ids="555,556,557,558,559,560,561,562" type="rectangular"]

Hari Kesembilan-10 September 2013

Hari terakhir sebelum balik ke Indonesia, fyuh. Rasanya udah kangen makan bakso sama mie ayam bonus saos
yang katanya dari tomat busuk.Dan kami harus memanfaatkan waktu sebelum pulang. Ke mana? Akihabara dan juga Harajuku kemudian malamnya kami menikmati Soba yang enak banget
karena berhari-hari eneg juga makan yoshinoya terus. Dan kemudian lanjut pergi ke Haneda untuk terbang ke Kuala Lumpur transit bentar untuk pulang ke Jakarta.

[gallery ids="548,549,550,551,552,553,554" type="rectangular"]

Sesampainya di Jakarta tanggal 11 September yang saya lakukan adalah PIJET hahaahahahaha semoga ada rejeki lagi ke JEPANG! Belum jelajah semua kota soalnya.

Comments

Popular Posts