Penang, 7-10 Februari 2014


Berawal dari wacana kemudian menjadi kenyataan, serta dibantu dengan adanya tiket promo dari maskapai budget air Air Asia. Saya dan @chicme berangkatlah ke Penang, Malaysia. Perjalanan sekitar hampir dua jam, karena letak Penang berada di atas Malaysia. Kenapa kami memilih untuk jalan ke Penang? Karena tempat ini merupakan salah satu tempat yang mendapatkan penghargaan dari UNESCO, sebagai World Heritage State. Loh? Iya, karena di Penang terdapat banyak bangunan bersejarah dan UNESCO menetapkan sebagai tempat yang harus dilindungi dan menjadi salah satu kota yang mempunyai warisan budaya terbanyak se-ASIA Tenggara.

Tampak, pesawat yang membawa kami ke Penang, Malaysia.
Selain sebagai kota yang punya banyak sejarah, kuliner di Penang selalu menjadi incaran para turis seperti saya ini. Dan juga yang tak kalah penting adalah tembok-tembok mural di Penang yang bisa buat foto-foto ini penting banget buat OOTD dan buat ditaruh di Instagram.

Hari Pertama: 7 Februari 2014
Perjalanan dimulai berangkat naik taksi dari kantor yang kemudian lanjut ke Bandara, sampe Penang sudah malem kita langsung menuju ke Hotel dan makan deket hotel yang mungkin STD banget deh. Hmmm di sini susah cari mi instan andalan kita, dapetnya tentunya maggi, mi instan dari Malaysia.
Makchic di dalam sawat, sibuk baca-baca aja buat membunuh waktu #tsaelah
Hari Kedua: 8 Februari 2014
Di mulai dengan sarapan nasi kandar dekat hotel, jadi nasi kandar ini semacam nasi padang kali ya di Indonesia. Nasi kandar ini yang jualan kebanyakan adalah orang India gitu. Halal tentunya dong.

Penampakan Nasi Kandar, saya pilihnya tentunya sayur & ayam
Setelah sarapan, tujuan kita pertama adalah ke Penang Hill, Bukit Bendera. Tempat ini merupakan tempat yang katanya wajib dikunjungi oleh wisatawan. Belum beli tiket sih kami, tapi langsung aja on the spot belinya. Ini pertama kalinya saya naik kereta kecil untuk pergi ke puncak, kemungkinan juga 90 derajat kali ya ketinggiannya.

Kereta yang membawa ke atas, tiket seharga 30ringgit
Ngapain aja di atas? Saya sih snacking kemudian lanjut menikmati pemandangan Penang dari atas aja, trus ada teropong gitu, tapi males karena harus mengeluarkan koin buat bayar HAHAHAHAH dasar pelit. Setelah saya puas menikmati keindahan ketinggian di sini, kami bergegas turun karena mengejar ke daerah pantai di Penang. Jadi rute-nya dari atas ke bawah banget. Dari Penang Hill kami pun naik Bus menuju ke tempat yang akan kami datangi. Oh ya, naik Bus di sini harus nyediain duit pas karena nggak ada kernet alias yang nagihin duit dan tentunya nggak ada kembaliannya #sedih

Baru turun Bus, langsung nemu yang jualan gorengan. LANGSUNG BELI hahaha
Sejam naik Bus, akhirnya kami berhenti di depan Hotel Hard Rock, Penang. Kenapa di sini? Bukan, bukan karena kita nginep di sini. Cuma pengen aja nebeng menikmati pantainya lewat hotel ini aja hehe nebeng lewat depan langsung ke belakang hotel dan baaaaa pantai terlihat. Iya, karena strategis banget posisi Hotel ini, di pinggir pantai gitu.

Suasana Hotel Hard Rock, Penang yang ada di pinggir pantai
Kita memilih ke Pantai karena biar bisa menikmati sunset alias melihat matahari terbenam. Dan benar memang kita menikmatinya, tapi menunggu terbenamnya sungguh lama banget hahaha baru jam7 malem lebih dikit baru terbenam di sini. Tapi bagus sih, beneran dapetlah si sunset ini.

Agak blur, tapi okelah ya
Jadi pengalaman hari ini, perjalanan dari ujung ke ujung dan sungguh menyenangkan karena dari naik Bus, kereta dan perjalannnya juga seru.

Muke songong karena seneng hahahaha

Hari Ketiga: 9 Februari 2014
Setelah hari kedua yang melelahkan, hari ketiga ini agak santai dan bangun siang hahahaha kita jalan-jalan sekitaran George Town aja, alias di kotanya aja. Kita akan menikmati perjalanan keliling Kota dengan Bus Gratis, iya ada Bus yang keliling kota gratis disediakan sama pemerintah untuk wisatawan.

Di Halte Bus yang nungguin Bus Gratis hahahahaha
Kita beneran keliling kota ini, dengan naik Bus sampe naik Becak (untuk mengelilingi tempat mural dan buat foto) trus bonus jalan kaki keliling buat jajan. Iya, kita banyak makan dan jajan di Penang hahahaha

Jajanan yang kita beli, dari es serut sampe semacam mie ayam gitu
Kok bisa kita dapet info jajan alias tempat kuliner sama tempat yang bisa dikunjungi? Karena pas di Bandara ada peta untuk wisatawan gitu, langsung kita ambil. Petanya khusus buat kulineran sama peta buat tempat wisata gitu plus dibantu dengan teknologi. Iya, gugling Hahahaha

Tembok mural yang selalu antri, iya antri buat gantian foto 
Di kota ini sebenernya bisa sewa sepeda gitu, buat keliling. Tapi, kita anaknya males jadi naik becak aja hahahahahah walaupun agak mahal sih. Yasudah, kita keliling kota sambil nyari tembok murah naik becak, mungkin karena naik becak jadi nggak nyari-nyari di mana karena tukang becaknya udah tahu akan mengayuh becak ke mana hihihi


Tempat buat sewa sepeda, lupa berapa ringgit perjamnya


Beberapa tembok mural yang jadi andalan orang-orang untuk foto
Hari Ke-empat: 10 Februari 2014
Hari terakhir di Penang, dan saya menyempatkan untuk kulineran bentar sebelum balik ke Ibukota Indonesia, Jakarta kota tercinta.

Ini dia Ais Kacang, yang jadi menu andalan di Penang
Iya, sempetin kulineran buat jajan Ais Kacang yang paling enak dan seger. Pas banget, cuaca di sini panas banget jadi kita bangun siang sarapan lanjut menikmati yang penuh dengan kesegaran ini.

Dan perjalanan lanjut untuk balik ke Hotel lalu packing terus bersiap untuk pulang. Liburan telah usai, huuuuu. Oh ya, hari terakhir di sini kita naik taksi buat ke Bandara. Untuk budget, kira-kira total nggak sampe 3jt kok. Tiket pesawat 1,2jt PP, akomodasi dan hotel serta makan selama di sini plus oleh-oleh nggak 1jutaan. Murah kan? YUK, ke Penang aj!

Comments

Popular Posts