Hongkong - Macau - Shenzhen, 25-30 April 2015


Harusnya kami beli tiket untuk bertiga namun karena yang satu mau kewong, akhirnya yang berangkat cuma berdua. Saya dengan Henny. Beli tiket sudah dari Tahun lalu seperti biasa promo AirAsia. Rencana kami dari awal akan roadtrip dari Jakarta-Kuala Lumpur-Hongkong-Macau-Shenzhen-Singapura dalam waktu hampir seminggu.

Ini pertama kalinya saya ke Hongkong-Macau-Shenzhen, jadi saya lumayan excited banget nih untuk menjelajahi daerah baru. Tujuan pun juga tujuan mainstream yang biasa turis kunjungi seperti Disneyland Hongkong, The Peak, Ngong ping, Macau, Ladies Market, dll.

Persiapan sebelum berangkat tentunya membuat rencana perjalanan dan juga budget, nginep di mana serta nukerin duit. Biasanya soal nukerin duit saya terbiasa di VIP Cikini, Jakarta Pusat karena harganya lumayan miring banget. Untuk hotel kami pilih tiga tempat di Hongkong yaitu di TST alias Tsim Sha Tsui yang di pusat kota banget, sama di daerah deket Kedubes RI di sana. Untuk di TST kami memilih di Golden Crown Hostel yang hits di kalangan turis Indonesia.  Habis itu kami memilih nyobain Airbnb di deket situ juga dan hari terakhir di Mini Hotel Causeway Bay.

Hari Pertama, Sabtu 25 April 2015
Saya dan Henny bertemu di Kuala Lumpur karena kami berangkat dari kota berbeda. Saya dari Jakarta kemudian Henny dari Jogja. Tadinya kami janjian ketemu di KLIA2 namun karena pesawat saya delay akhirnya ketemu di KL Sentral, stasiun penghubung di tengah kota Kuala Lumpur.

Bertemu dengan Hyda temen Henny di Kuala Lumpur, kemudian kami jalan-jalan keliling Kuala Lumpur dan foto-foto di tempat wajib foto di sini mana lagi selain dua tower kembar itu hahahaha. Kami tidak bisa lama-lama karena besok terbang habis subuh banget sehingga mengejar kereta dari Stasiun ke Bandara yang paling terakhir.

Kami pun memutuskan untuk tidur di Bandara, jeng jeng di mana coba? Karena Mushola penuh banget akhirnya tidur di ruangan menyusui kami berdua hahahaha sungguh epic.



Hari Kedua, Minggu 26 April 2015
Habis subuh, kami bersiap untuk mengejar penerbangan ke Hongkong. Tak disangka ternyata sungguh jauh gate yang harus kami kejar dan hampir saja ketinggalan pesawat karena sudah last call.

Perjalanan lumayan lama, kita habiskan dengan tidur karena kurang tidur di ruang menyusui. Beruntung kami dapat tempat duduk tiga deret tapi kita pakai dua deret aja, sehingga ada space buat selonjoran dikit.

Sebelum jam12 kami sudah sampai, karena tidak beli bagasi sehingga tidak lama nunggu bagasi jadi bisa langsung beli octopus kartu semacam buat naik kereta dan bus. Enaknya kartu ini, nanti bisa direfund dan dikembalikan sisa dana yang ada di dalamnya.

Rencana hari ini, mau naik Tram ke The Peak dan tentunya mampir di Madame Tussaud lanjut menikmati sunset di dataran tinggi Hongkong. Pulangnya sudah malem, dan karena kedinginan saya pun tak lupa memakai koyo serta minyak angin dan negak tolak angin hahahaha ini andalan saya kalau jalan-jalan :))



Hari Ketiga, Senin 27 April 2015
Oh ya hari ini kami merencanakan untuk pergi ke Macau dan seharian di sana untuk menikmati kota jajahan Portugis tersebut.

Naik kapal yang ada gambar Mas David Beckham jadi icon sebuah hotel hits yang ada di Macau menemani perjalanan kami. Untuk ke sini tidak diharuskan memakai Visa tapi ada kertas kecil semacam cap kedatangan dan kepergian kita dari Hongkong-Macau.

Enaknya di Macau adalah transport gratis karena tiap hotel memfasilitasi Free Bus yang lengkap ada wifinya. Jadi kami dari pelabuhan naik Bus gratis ke hotel, kemudian dari hotel kita menuju kota. Sempat jalan-jalan di hotel dan melihat ada Casino dan hampir saja kita salah masuk ke tempat itu hahaha aneh karena kami berdua memakai jilbab. Pantes pas mau lewat sama satpam disuruh ngasih tunjuk paspor.

Dari hotel kami menuju ke kota tentunya pakai Bus gratis untuk melihat Tempat Wajib yang harus didatangi, yaitu St.Paul Church Ruin. Sepanjang jalan menuju ke sini banyak sekali tempat jualan snack serta oleh-oleh yang ngasih tester. Kenyang pokoknya, tapi hati-hati buat yang nggak makan babi ya hahahaha

Ruame banget, seperti biasa. Tapi kami menikmati sampai sore di sana. Dan habis itu lanjut pulang langsung kembali ke Hongkong.



Hari Keempat, Selasa 28 April 2015
Jadwal menuju ke Shenzhen, oh ya untuk ke sini kami harus membuat VOA-Visa On Arrival karena Shenzhen termasuk daratan China banget. Untuk detail tentang VOA bisa dibaca di sini!

Setelah mendapatkan VOA kami tinggal nyebrang langsung sampai di kota. Baru masuk wilayahnya, saya sudah mencium bau tidak sedap diakibatkan dari Toilet. Hmmmm, paham lah soal ini hehehe

Kami naik kereta menuju ke Windows Of The World, kita langsung kaget karena tidak bisa buka media sosial hehehe hanya bisa aplikasi WeChat. Huuuu sedih deh. Di WOW kami pun tidak masuk, hanya menunggu di luar karena ternyata di luar ekspektasi kami.

Lanjut ke Pasar yang menurut saya lebih mirip ke Mangga Dua di Jakarta, namun beneran sungguh murah-murah memang barang di sini. Secara kita ada di jantung Made in China jadi banyak banget barangnya. Kami tertuju pada satu toko, namanya Miniso. Dan kami pun khilaf di situ agak lama hehehe sampai akhirnya bawa belanjaan lumayan banyak.


Hari Kelima, Rabu 29 April 2015
Tempat mana yang belum kami datangi? Tentunya Giant Buddha-Ngong Ping, dan yang pasti Disneyland serta tak lupa mampir di Citygate Factory Outlet.

Naik kereta gantung yang panjang menuju Giant Buddha, sungguh pengalaman pertama. Saya pikir bakal kayak di Taman Mini eh ternyata jauuuuh lebih better dan tentunya safety hehehe

Habis dari sana mampir bentar ke Citygate yang bikin ngiler, untung saya nggak niat belanja jadi cuma ngiler hahahaha yang banyak belanja teman saya sampai beli koper lagi hahahaha

Yang terakhir nih, impian saya ke Disneyland! Berasa balik lagi jadi kayak bocah pokoknya. Saya beneran seharian di sini dari jam12an sampai malam jam10. Menikmati dua parade, di siang dan malam serta hampir naik semua wahana
tentunya bukan wahana yang mengerikan, yang standar aja karena saya cupu
Sempat foto sama si Mickey, dan sengaja hari itu saya pakai baju Mickey juga hahahahaha kebanyakan ketawa hari ini karena impian jadi kenyataan, bahagia!



Hari Keenam, Kamis 30 April 2015
Hari terakhir kami, agak santai karena sudah kelelahan kemarin sehingga kami pun bangun siang lanjut jalan kaki mengelilingi Causeway Bay sambil jajan di warung Indonesia sebelah Kedubes RI di Hongkong. Beneran surga orang Indonesia di sini, karena akan banyak menemui teman sebangsa.

Habis dari situ kita jalan kaki buat nyobain Dimsum Halal, tempatnya di Masjid yang saya lupa juga namanya untuk ke sini kami harus melewati pasar. Tak lupa kami juga ke Avenue Of Stars, sayangnya tidak malam karena akan melihat lampu bercahaya yang bagus.

Habis itu kami langsung lanjut untuk perjalanan ke Bandara untuk pergi ke Kuala Lumpur transit bentar dan terbang ke Singapura.






Comments

Popular Posts